Kesuksesan Nyata Pembangunan Foke Vs Angan Jokowi

  1. bagaimana dengan di Solo, yang pernah datang ke Solo 10 thn lalu pasti sepakat dengan saya. Solo “keterlaluan” berubahnya..
  2. pembangunan di Kota Solo menjadi semakin agresif, namun tak juga melunturkan budaya lokal sebagai warisan sejarah
  3. transportasi massal yg makin beragam di Solo ditujukan sebagai solusi kemacetan di masa depan.. beda dg Jakarta yang baru sebatas rencana
  4. transportasi yang saling berhubungan antara bandara internasional, terminal bus kota, dan stasiun kereta api sangat memudahkan warga Solo
  5. pusat jajanan malam Gladag Langen Bogan atau disingkat Galabo menjadi salah satu tujuan wisata malam yang terkenal di Solo selain Ngarsopuro
  6. kedua tempat yang saya sebutkan sebelumnya mirip dengan konsep kota-kota lain di Eropa atau Singapura
  7. kalau anda hendak bepergian ke Solo, jangan lupa mampir ke Ngarsopuro
  8. disini bisa anda temukan Pasar Barang Antik Windujenar, Galeri Omah Sinten, lampu sarang burung dan lukisan yang dipajang dipinggir jalan
  9. Ngarsopuro sangat ramai saat malam minggu, karena dibuka stand2 pasar malam setiap akhir pekan.. cocok bagi lajang yg mencari pasangan
  10. kelebihan pembangunan oleh Jokowi adlah mengedepankan pada fasilitas massal, sektor ekonomi di perdagangan, maupun pendidikan dan kesehatan
  11. lebih menyentuh program2 yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat luas..
  12. prestasi Foke yang paling fenomenal, yaitu mengubah BANJIR menjadi GENANGAN AIR dan mengubah MACET menjadi PADAT MERAYAP
  13. Foke selalu ketakutan bertemu wartawan dan selalu marah-marah jika ditanya kapan jakarta bebas macet dan banjir
  14. waktu Foke ditanya wartawan mengapa Foke tidak datang ke balaikota sehari pasca pemilukada, Foke malah menjawab, “MATA ANDA KE MANA???”.
  15. waktu ditanya perihal prediksi 20 thn lagi jakarta tenggelam foke menjawab “Bagus, buru-buru lu pindah dari Jakarta, gue girang juga”
  16. kabarnya banyak PNS DKI yang ingin menimpuk kepala Foke dari belakang, tapi takut dipecat dan dipenjarakan
  17. harta Foke melonjak Rp 13 milyar hanya dalam 2 tahun, tapi tidak bisa menjelaskan perolehan hartanya dari mana…
  18. “Padahal Banjir di Sarinah hanya 30 cm.”Yang nulis banjir di Sarinah itu 40 cm siapa? Kemarin itu cuma 30 cm.” (Fauzi Bowo, Oktober 2010)
  19. ada FOKE di KASUS penyelewengan dana gotong royong Dinas Sosial, Penyimpangan PD PAM JAYA, penyimpangan Dana Infrastruktur Dinas Dikbud
  20. kenapa perlu takut dengan Ahok? toh saat Megawati menunjuk Kwik Kian Gie jadi Menteri, tidak muncul fitnah SARA?
  21. dikatakan surga traficking hanya karena skandal seks keluarga kerajaan saja.. hehehe.. percaya tidak percaya Jakartalah rajanya..
  22. bagi kalangan yang karena menjelang pilkada mengagung agungkan agama, jangan pura2 buta dengan kemaksiatan di Jakarta ….
  23. sama2 menyelenggarakan jaminan kesehatan tapi di Solo treatment dan penerapannya benar2 sesuai janji. beda di Jakarta… hanya janji semata
  24. bedanya karena RS di Jakarta seringkali menolak dan mempersulit warga miskin ketika berobat.. benar warga miskin Jakarta hanya 2%??
  25. metode apa yang digunakan dan standar mana yang digunakan untuk menghasilkan data 2% warga DKI yang miskin.. lihat realita..
  26. saat ini sedang ramai dibicarakan tentang perbandingan kemiskinan di Jakarta dan Solo.. tentunya data yang dipakai adalah keluaran dari BPS
  27. Data kemiskinan makro yang terakhir dihitung BPS adalah posisi Maret 2010 dan dirilis tanggal 1 Juli 2010
  28. Jumlah dan persentase penduduk miskin dihitung per provinsi dengan garis kemiskinan yang berbeda‐beda
  29. di DKI Jakarta sendiri besaran garis kemiskinan mencapai Rp331.169 per kapita per bulan, sementara di Papua Rp259.128….
  30. jadi anda akan dikatakan miskin jika tingkat pengeluaran anda dibawah Rp. 331.169… sungguh tidak masuk di akal dan tidak sesuai realita
  31. jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2010 sebesar 31,02 juta (13,33 persen) dengan garis kemiskinan Rp211.726 per kapita per bulan
  32. naif sekali pemerintah dan BPS yang tidak mampu melihat fakta dan realita di masyarakat..
  33. BPS ngotot dengan GKM + GKNM = GK , dunia international menggunakan garis kemiskinan absolut US$ 2 PPP (purchasing power parity) per hari
  34. kalau menggunakan garis kemiskinan absolut world bank US$ 2 PPP maka penduduk miskin Indonesia sekitar 100,7 juta orang (42,6 persen)
  35. jauh lebih banyak dari klaim pemerintah yang hanya sebesar 31,02 juta (13,33 persen dari total penduduk)..
  36. begitu juga di Jakarta, jika menggunakan US$ 2 PPP maka data warga miskin akan melonjak jauh dari klaim Foke!
  37. apalagi perbedaan nilai uang antara Jakarta dan Solo juga jauh.. 1 juta di Jakarta tidak berarti apa2 tapi 1 juta di Solo anda bisa tertawa
  38. Pemprov DKI Jakarta cuci tangan dengan alasan memberi uang kerohiman, tetapi bagi warga yang digusur itu adalah uang kezaliman
  39. Yuk kita bahas perkembangan kota Solo lagi untuk mengetahui sampai dimana kinerja Jokowi sebenarnya…
  40. kemarin ada yg bilang warga miskin mencapai 113rb jiwa atau 25% dari total penduduk.. saya sedikit heran, entah dapat darimana datanya
  41. data dari BPS sendiri mencantumkan demikian : total penduduk miskin 2008 83,36rb (16,13%) 2009 77,97rb (14,99) 2010 69,80rb (13,98)
  42. artinya dua kali lipat dari data sebenarnya dan faktanya selalu ada penurunan penduduk miskin selama Jokowi memimpin Solo.
  43. garis kemiskinan yang digunakan sebagai patokan adalah Rp. 306.584 tidak berbeda jauh dengan DKI Jakarta yang Rp. 331.000
  44. coba anda nilai sendiri, garis kemiskinan boleh sedikit berbeda, TAPI bagaimana dengan nilai real nya? berbeda jauh…
  45. ada teman yang membandingkan nilai 10rb di Jkt dengan di Solo. 10rb di Jkt hanya utk bayar tol sedang di Solo nasi pecel, paha , es teh mns
  46. bagaimana jika dibandingkan kota2 tetangga Solo? ternyata Solo adalah kota dengan total penduduk miskin terendah dibanding 6 kota lainnya
  47. bagaimana dengan PAD? memang tahun 2009 dan 2010 tidak sesuai target. tapi ini bukan tekor.. tapi tidak tercapainya penerimaan sebesar 0,92%
  48. lebih fair kalau anda lihat pertumbuhan dari tahun 2005 s.d 2010 misalnya.. ternyata PAD Solo tumbuh hampir 100%… dari 62M menjadi 114M
  49. walaupun PAD 2009 kurang 0,92% dari target tapi ternyata APBD justru mengalami surplus sebesar 19M.. artinya 0,92% tidak mempengaruhi APBD
  50. bagaimana dengan 2010? surplus APBD Solo menjadi 43M walaupun PAD kurang 0,99% dari target penerimaannya
  51. jika ingin menilai hasil kerja seseorang maka berangkatlah dari awal dia menjabat… kemudian bandingkan dengan kondisi real saat ini
  52. dengan model penilaian demikian, akan kita dapatkan kesimpulan bahwa Solo memang berkembang sangat pesat! berbeda dengan DKI Jakarta!
  53. Jkarta 5 tahun dibawah Foke sangat berbeda dengan ketika dibawah Sutiyoso, saya rasa anda juga mengakuinya
  54. Sedangkan Solo 7 tahun dibawah Jokowi sungguh terlalu perkembangannya… Solo sekarang sulit dilupakan!
  55. Dibanding daerah lain yang mengaspal rel kereta, di Solo malah digunakan sebagai transportasi massal mirip trem..
  56. Sekarang kita lihat dulu Ibukota tercinta DKI Jakarta dengan penuh kepongahannya
  57. dengan menggunakan garis kemiskinan Rp 379.052,- maka jumlah penduduk miskin 363,2 ribu atau 3,69% dari total penduduk Jakarta utk 2012
  58. saya yakin anda yang mengerti pasti merasa heran dengan data yang saya twitt barusan….
  59. Sebelum dipimpin Jokowi pertumbuhan ekonomi Solo sebesar 2,5% tetapi sejak dipimpin Jokowi selalu diatas 5,5%…

One thought on “Kesuksesan Nyata Pembangunan Foke Vs Angan Jokowi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s