Jokowi, Pawang Geni dan Kecerdasan Kultural

Sumber: http://politik.kompasiana.com/2012/09/11/jokowi-pawang-geni-dan-kecerdasan-kultural/

 

134734242897274275

Jokowi mencoba alat pemadam kebakaran yang efektif dan stelsel dalam daya jelajahnya, alat ini hanya seharga 10 jutaan/unit dan bisa dipasang di setiap sudut lingkungan RT (Sumber Photo : Seruu.com)

Kecerdasan Kultural adalah kemampuan seseorang dalam memahami seluruh anatomi permasalahan di masyarakat dengan titik-titik bedah pada kemampuannya mengangkat tradisi di dalam masyarakat itu.  Salah satu kelebihan Jokowi adalah melakukan adaptasi kecerdasan kultural dalam memecahkan problem-problem di masyarakat dengan cara yang menggemaskan, cerdas dan sedikit jenaka.

 

1347342789848615307

Motor Pemadam Kebakaran Ala Foke yang berharga Rp. 260 juta/unit, bandingkan dengan tawaran agenda Jokowi soal pemadaman kebakaran di daerah kumuh yang hanya membutuhkan Rp. 10 juta-an/unit dan bisa dibangun per RT lewat sistem stelsel (Sumber Foto Tribun News).

Ketika kebakaran merebak di DKI Jakarta pada periode Lebaran kemarin, pihak pemda DKI dalam hal ini calon incumbent, Gubernur Foke meluncurkan agenda yang kelihatannya dapat memecahkan persoalan, ‘motor pemadam kebakaran’.  Motor bisa menerobos pemukiman-pemukiman kumuh, bisa memecahkan tidak masuknya mobil pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran, namun yang agak mencengangkan disini adalah biaya anggaran pengadaan kendaraan yang mencapai   Rp. 260 juta/unit yang diberitakan oleh banyak media. Pengadaan sendiri dilakukan oleh Pihak Pemda DKI. Padahal menurut banyak kalangan juga harga motor yang sama didapatkan di Toko Bagus harga berkisar Rp. 25 jutaan. Penambahan hal-hal lain tentunya bisa lebih cerdas lagi dalam mengirit biaya anggaran.

Jokowi menandingi terobosan Foke dengan gaya yang ‘ngglenik’ (ngglenik  = santai tapi memikat) dengan mengadakan Pawang Geni yang diciptakan warga Solo yang bernama Sri Utomo,  Jokowi langsung mengadaptasi ciptaan Sri Utomo sebagai mesin partisipatif masyarakat untuk keterlibatan langsung warga di lingkungan.

Ciri utama Jokowi yang utama memang kemampuannya dalam membangun tingkat partisipatif masyarakat dalam agenda-agenda kerja publik, dan soal ini Jokowi sudah mendapatkan penghargaan Internasional.  Disini Jokowi mampu membangun cluster-cluster pemberdayaan masyarakat sehingga masyarakat mampu kuat tumbuh secara natural tanpa dorongan atau karbitan pemerintahan, bagi Jokowi masyarakat yang kuat, mapan dan teratur adalah kunci dari keberhasilan suatu pranata pemerintahan di suatu wilayah.

Pawang Geni yang biaya pembuatannya hanya Rp. 10,3 juta menjadi alasan tersendiri alat ini bisa secara swadaya diproduksi sendiri oleh masyarakat lewat iuran kolektif,  alat ini bisa terpasang di tingkat RT sehingga daya jelajah alat ini merupakan daya jelajah stelsel bukan daya jelajah yang memerlukan waktu kedatangan. Alat ini bisa menyemprot dengan jangkauan 20 meter dan berkapasitas tangki mencapai 200 liter.

Kecerdasan dalam menggunakan anggaran negara, kemampuan meningkatkan daya partisipatif rakyat dan kemampuan membaca kecerdasan kultural kiranya harus menjadi preferensi keterpilihan seorang calon pemimpin di masa depan.

Semoga Jokowi memenangkan pertarungan politiknya pada 20 September 2012.

 

-Anton DH Nugrahanto-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s