Jokowi vs Foke: Adu Jago di Metro TV

Sumber: http://politik.kompasiana.com/2012/09/16/jokowi-vs-foke-adu-jago-di-metro-tv/

1347786072853924123

Malam Ini Metro TV adu Jago Jokowi vs Foke (Sumber Foto : Jpnn.com)

Perdebatan Politik antara Jokowi dan Foke akan amat menarik disimak, inilah perdebatan politik paling bersejarah karena selama ini perdebatan Politik di Indonesia tak lebih hanya basa basi politik, tanpa greget dan tanpa gairah, tapi di saat Pilkada DKI yang merupakan Pemilihan Politik paling menyenangkan sekaligus menegangkan sepanjang sejarah Reformasi, menjadi enak ditonton.

Saya sendiri ingat di masa Suharto dulu, setiap Partai Politik diberikan secara bergilir berkampanye di Televisi, tapi lucunya baik pro pemerintah dan oposisi semuanya muji-muji Suharto,  bahkan pada kampanye paling panas sekalipun seperti Pemilu 1986/87 dimana saat itu PDI sedang naik daun mendapatkan puncak popularitasnya dengan mengusung foto-foto Bung Karno. Saat itu yang sering kampanye di TV adalah Nico Harjanto dari PDI, sementara dari PPP adalah John Naro, yang kelak menantang Sudharmono untuk jadi Wakil Presiden RI. Walaupun situasi panas tapi perdebatan politik tidaklah menarik. Namun ada paling membosankan adalah perdebatan antara SBY, Megawati dan Jusuf Kalla. Yang paling memuakkan disitu adalah SBY berbohong dengan wajah dingin seraya menyebutkan ada “Mie Instan yang terbuat dari  Sukun, Ketela dll” untuk menangkis serangan JK tentang ketergantungan gandum pada produk-produk mie instan. Bila tidak ada JK perdebatan politik 2009 akan sangat membosankan. – Sampai saat ini saya  sendiripun tidak pernah melihat ada mie instan terbuat dari Sukun, Ketela atau Singkong-.

Tapi ini kali adalah perdebatan Jokowi vs Foke adalah perdebatan yang hidup, menggairahkan dan jenaka pula.  -Saya jadi teringat dengan perdebatan politik yang paling dikenang orang yaitu antara Nixon dengan JF Kennedy pada perdebatan tahun 1960, yang dikenang dalam sejarah ilmu politik sebagai perdebatan paling oke sepanjang masa. Disini Nixon mendapatkan dukungan dari pemilih konservatif,  bahkan diprediksi menang, karena diendorse oleh Presiden Ike Eisenhower, saat itu Nixon adalah Wakil Presiden dari Ike. Sebelum perdebatan antara Nixon dan Kennedy, banyak analis-analis politik menilai karakter psikologi mereka terutama sekali estimasi kemampuan mereka berbicara diatas panggung, kelebihan dan kekurangan karakter mereka di depan publik, serta wawasan politik mereka serta andalan mereka dalam menyerang lawan bicara.

Saya akan coba menganalisa kekuatan dan kelemahan masing-masih dari para jago yang akan diadu pada debat politik nanti malam di Metro TV (Minggu, 16 September 2012, jam 19.05 wib).

 

Fauzi Bowo (Foke)

 

1347786198504794420

Foke : Bibirnya Yang Selalu Bertekuk Adalah Kelemahan Utama, Kepandaian menguraikan Kelebihannya (Sumber Foto : Pilkadadki.com)

Memiliki kelebihan mengerti benar situasi kota Jakarta, ia sejak 1977 pada akhir masa pemerintahan Ali Sadikin sudah masuk jadi Pegawai Pemda DKI, ia adalah ahli tata kota, jago soal engineering perkotaan, dia sangat mumpuni soal pengaturan tata kota. Tapi kelemahannya juga dia bersikap amat birokrat, tidak taktis , dan gagal menerobos kebekuan-kebekuan dinamika kota, contoh terbesar kelemahannya in adalah membongkar kebuntuan soal Proyek Monorel dan gagal mengembangkan busway sebagai alternatif angkutan yang efektif. Tapi dia juga seorang yang tekun, harus diakui keberhasilannya soal penggusuran BKT bisa dijadikan kredit poin tersendiri.

Karakter Foke

Foke pada dasarnya memiliki sikap baik, ia toleran karena juga dibesarkan dalam lingkungan yang beragam, ia besar dalam keluarga campuran Jawa-Betawi, berkebudayaan tidak homogen, karena isterinya sendiri adalah seorang bangsawan Solo, sekolah di Sekolah Katolik dan memiliki tingkat kemapanan sosial “Hij is rijk van huis uit” Foke udah kaya dari sononya, dia benar-benar berkarakter pejabat dari keluarga papan atas, status sosialnya adalah elite-bangsawan. Sikap toleran foke ini kemudian dipaksa oleh tim suksesnya untuk bermain di wilayah SARA, ini bisa jadi bumerang buat Foke.

Foke berkepribadian halus, tidak kasar, tapi kalau bicara ia amat bossy  (berkarakter nge-boss), ia adalah orang yang memerintah, tidak suka mengerjakan hal-hal kecil, ia amat strategis, tangannya halus dan tak bisa melakukan pekerjaan kasar. Karakter inilah yang bila tidak hati-hati dikelola akan menjadi bumerang bagi Foke, karena Foke masih melihat Jokowi sebelah mata, ’sebagai anak kampung belakang rumah’.

Strategi Yang Harus Dilakukan  Foke :

Foke tidak boleh melihat Jokowi sebagai orang ‘kere munggah bale’ lagi. Ia harus melihat Jokowi sebagai rival yang setara, ia tidak boleh membentak Jokowi dengan memerintahkan untuk diam, andai Jokowi mencela, ia harus bersikap bersahabat pada Jokowi. Bagaimanapun Jokowi sudah memenangkan di putaran pertama, pandangan stereotype Jokowi ’sebagai orang kampung, sebagai orang yan mau belagak tau soal Jakarta”  jangan diulang-ulang di depan publik. Disini Foke harus tau bahwa dirinya sedang dibawah angin, sikap-sikap bersahabat pada Jokowi akan membuat Foke memiliki kredit yang positif di kalangan pemirsa TV.

Foke tak usah tersenyum terlalu banyak, karena memang secara natural senyum Foke amat dipaksakan, tapi tidak bila tertawa, Foke harus banyak tertawa, karakter Jerman-nya jangan dipakai, ia harus selalu berkarakter sebagai orang Betawi, banyak ketawa, banyak nyeletuk dan berpikir cerdas. Itulah karakter orang betawi yang terbuka selain sikap blak-blakan-nya.

Kelebihan Foke, ia amat sadar kamera. Kelemahan Foke tanpa sengaja ia membentak atau bersikap galak, jangan keluarkan sikap ini, orang Indonesia tidak suka dengan wajah galak, cemberut atau jarang tertawa. Usahakanlah ketawa, ingat Megawati gagal jadi Presiden karena ia selalu menekuk wajahnya di depan SBY.

Jokowi

 

13477864501857159612

Jokowi : Kelebihannya Wajahnya, wajah Rakyat yang menyenangkan, kekurangannya : Tidak lancar bicara secara runtut dan sistematis (Sumber Foto : Republika)

Kelebihan paling besar Jokowi adalah ‘Kharismatis’. Walaupun berwajah tidak tampan tapi Jokowi berwajah ‘amat menyenangkan’. Wajah Jokowi adalah wajah rakyat banyak, wajah yang bisa ditemukan dalam keseharian kita, berbeda dengan Foke yang berwajah seperti boss kaya yang tinggal di dalam rumah gedong berpagar duri, maka wajah Jokowi seperti wajah tukang bakso yang keliling depan rumah kita, seperti wajah tukang kelapa muda yang ada di depan sekolah, seperti wajah orang-orang kebanyakan yang baik dan ramah. Inilah kelebihan Jokowi paling utama. Wajah Jokowi adalah ‘Wajah yang Memenangkan Hati Rakyat Banyak’.

Jokowi sudah amat baik mengelola ‘manajemen kharismatis’ dalam dirinya, baju kotak-kotak sudah lebur di dalam dirinya, ia cerdas mengambil positioning itu. Tinggal bagaimana mengeksplorasi, untuk pencantuman ingatan di jendela kenangan banyak orang, Jokowi is the best, dia nomor satu.

Kelemahan Jokowi yang paling mendasar adalah cara bicaranya yang agak kurang lancar, Jokowi harus berkata singkat tapi jelas, karena bila Jokowi bicara panjang lebar maka akan terlihat berantakan. Tipe ini memang amat banyak ditemui oleh orang yang terbiasa bekerja di lapangan, mereka mampu berpikir sistematis, tapi gagal berbicara secara runtut.  Bila ada pertanyaan panjang lebar cepat serahkan ke A Hok. Karena kelebihan utama Foke sebagai rival Jokowi adalah Foke mampu bicara runtut secara sistematis.

Jokowi harus menghindari dengan tegas bila sudah dipancing soal SARA, apabila  panelis bertanya soal SARA, jawab dengan tegas dan tak usah diteruskan. Jokowi harus secara terus menerus menekan soal Visi, Agenda Kerja secara umum dan ceritakan tentang akselerasi masa atas reputasinya di Solo yang bisa diperbesar ruang kerjanya pada laboratorium  tata pemerintahan Jakarta.

 

Untuk Kandidat Cawagub :

 

Nachrowi Ramli (Nara).

 

1347786582120371879

Nara, berwajah bulat lucu dan blak-blakan (Sumber foto : Tribunnews).

Kelebihan utama Nara adalah sikapnya yang blak-blakan, ia berwajah bulat lucu dan suka tertawa, tertawanya nggak dibikin-bikin, ia senang tertawa ngakak.  Kelemahannya yang utama adalah Nara kurang berwawasan bila bicara soal-soal penting. Untuk ini Nara harus menjadi pengimbang atas sikap dingin Foke, Nara harus terus menjadi penyahut uraian Foke dan membangun suasana humor di tengah ketegangan, ia bisa menjadi bintang lapangan pada malam perdebatan itu, tapi harus diingat Nara tidak boleh masuk pada perdebatan pembicaraan serius, karena karakter Nara yang bicara ceplas ceplos bisa menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.

 

Basuki T. Purnama ( A Hok)

 

1347786739822813402

A hok : Memiliki otak ensiklopedis (Sumber foto : Tempo)

Dari semua kandidat yang berdebat malam nanti di Metro TV, A Hok lah yang paling cerdas dan berwawasan pengetahuan umum-nya paling luas, ia adalah seorang ensiklopedi berjalan, ia paling lancar berbahasa Inggris,  artikulasi bahasanya jelas, ia orang yang amat tidak pedulian dalam serangan politik, ia punya saraf baja bila diserang brutal secara verbal. Kelebihan utama A Hok adalah kemampuannya bicara secara sistematis, namun yang perlu diperhatikan A Hok jangan bicara secara meledak-ledak, ia terbiasa menggunakan kalimat akhir dengan nada tinggi : kurangi itu, ia harus berbicara ’smooth’ dalam uraian nanti,  tugas paling penting A Hok adalah mengimbangi Jokowi bila Jokowi harus bicara panjang lebar. Ingat, Jokowi tidak pandai bicara panjang lebar, tugas  A hok-lah yang mendefinisikan itu.

Kelemahan terbesar A Hok saat ini adalah persoalan gunjingan SARA dan segala macam, tapi itu bisa berubah jadi kekuatan, bila salah satu penanya bertanya soal SARA,  A Hok tinggal saja kutip ucapan-ucapan pendiri bangsa seperti Bung Karno, Tan Malaka atau Hatta. “Rumah Indonesia adalah rumah bersama, bukan rumah satu atau dua golongan” itu kata Bung Karno…………

Selamat Berdebat.

 

-Anton DH Nugrahanto-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s